Tuesday, November 5, 2019

Kunjungan Industri



Kunjungan industri merupakan pengenalan siswa kepada dunia industri, bagi siswa kimia analis biasanya dilakukan dijenjang kelas III semester ganjil, karena setahun berikutnya mereka akan melakukan praktek kerja industri selama enam bulan.

BACA PULA : KUNJUNGAN INDUSTRI DI PG. MADUKISMO - JOGJA
BACA PULA : KUNJUNGAN INDUSTRI KE PT. SOSRO, GIANYAR - BALI

Workshop Pembuatan MUK, Teknik Kimia


Surabaya, 4-5 Oktober 2019
Technopark, SMK Negeri 5 Surabaya

Sambutan Kepala SMK Negeri 5 Surabaya :

Drs. Heru Mursanyoto, MM
  1. Kepala sekolah wajib melakukan pembinaan MGMP
  2. Setiap guru juga aktif dalam MGMP, bila tidak aktif akan mendapat punisment pada pengisian SIM PKB
  3. Guru bisa ikut program magang di industri, menjadi operator atau mekanik
  4. MGMP untuk meningkatkan mutu dalam lulusan peserta didiknya

Sambutan Ketua MGMP Teknik Kimia Jawa Timur.

Drs. Eko Budi Purnomo
(SMK Negeri 5 Surabaya)

  1. Rekan-rekan MGMP sepakat untuk menyusun materi uji kompetensi pada jurusan KI, KA, dan APL
  2. Bagi rekan yang belum asesor, bisa mengikuti Work Place Acesor
  3. Program pemagangan guru sudah diinisisasi dari kimia industri di PT. Petrokimia Gresik.
  4. Bagi yang punya sertifikat asesor, bisa asesi ke sekolah secara silang (lukir)

Pemaparan Asesor
Bu. Kanti
SMK Mojoanyar

  1. Menceritakan kronologi pertemuan MGMP, tuntutan dari akreditasi sekolah harus ada LSP
  2. Oktober target scan dokumen, Desember pengajuan ruang lingkup
  3. Uji coba skema di masing-masing sekolah.
  4. KUK dulu ada kriteria penilaian, namun sekarang lebih sederhana hanya berisi SOP/ Instruksi Kerja
  5. Sehingga, yang terpenting saat ini membuat SOP-nya
  6. Setelah menyusun SOP, bisa dikumpulkan dan dishare ke grup WA MUK atau ketua MGMP yang mendokumentasikannya

Kelompok Kimia Industri

Kelompok Kimia Analisis

Baca pula : SOP Kimia Industri
Baca pula : SOP Kimia Analisis
Baca Pula : File MUK All

Foto-Foto :




VISI MISI

 Visi SMK Negeri 5 Surabaya
Menjadikan SMK Negeri 5 Surabaya sebagai sekolah bertaraf Internasional guna menghasilkan tenaga kerja yang ber IMTAQ dan berperan serta dalam melestarikan lingkungan hidup.

Misi SMK Negeri 5 Surabaya :
Menghasilkan tenaga kerja profesional sesuai dengan tuntutan Dunia Usaha/ Dunia Industri yang dilandasi Iman dan Taqwa serta mencegah lingkungan hidup dari kerusakan.

Membekali peserta didik dengan kemampuan pengetahuan dan keterampilan serta pembudayaan lingkungan hidup dengan semangat kepedulian yang tinggi.

 Mampu melestarikan lingkungan hidup dan melakukan dengan tindakan nyata untuk menuju insan yang cerdas, prestasi dan berkepribadian.


Struktur Teknik Kimia


Wednesday, April 10, 2019

UJIAN KOMPETENSI KEAHLIAN - TEKNIK KIMIA INDUSTRI



Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. 

Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. 

UKK dilaksanakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian praktik yang menguji aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap pada 1 event.

UKK dapat dilaksanakan menggunakan standar yang ditetapkan oleh industri, Lembaga Sertifikasi Profesi, dan/atau perangkat uji yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Tempat-tempat uji kompetensi. 
Satuan pendidikan yang menyelenggarakan UKK harus dinyatakan layak sebagai tempat uji kompetensi oleh koordinator Ujian Nasional Tingkat Provinsi atau Lembaga Sertifikasi Profesi. 
Sebagaimana tahun sebelumnya, nilai UKK akan diperhitungkan sebagai Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran kompetensi kejuruan.
Perangkat UKK yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersifat terbuka dan peserta uji dapat berlatih menggunakan perangkat ujian tersebut sebelum pelaksanaan ujian. Secara umum perangkat Uji Kompetensi Keahlian terdiri atas :
  1. Soal Praktik Kejuruan (SPK) adalah berupa penugasan bagi peserta uji untuk membuat atau proses dan mengerjakan suatu produk/jasa
  2. Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsp) adalah instrumen yang digunakan untuk pemberian skor setiap komponen penilaian. Lembar penilaian memuat komponen penilaian, sub-komponen penilaian, pencapaian kompetensi, dan kriteria/rubrik penilaian.
  3. Instrumen Verifikasi Penyelenggara Ujian Praktik Kejuruan (InV) adalah instrumen yang digunakan untuk menilai kelayakan satuan pendidikan atau institusi lain sebagai tempat penyelenggaraan ujian Praktik Kejuruan. Instrumen verifikasi memuat standar persyaratan peralatan utama, standar persyaratan peralatan pendukung, standar persyaratan tempat/ruang serta memuat persyaratan penguji yang terdiri atas penguji internal dan eksternal
Adapun dokumen yang dapat diakses secara publik adalah :
  1. Instrumen Uji Kompetensi Keahlian
  2. Instrumen Verifikasi Tempat Uji Kompetensi Keahlian
  3. Panduan Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian



Untuk pelaksanaan UKK Teknik Kimia Industri SMK Negeri 5 Surabaya dilaksanakan :

04 - 12 April 2019
Waktu 07.00 - 16.00
Ruang 41 M. dan 42
Jumlah peserta : 70 siswa

Materi yang diujikan Ekstraksi Minyak Kemiri, meliputi :
  1. Grinding Sizing
  2. Ektraksi
  3. Destilasi
  4. Uji Mutu : Saponifikasi Value, Spesific Gravity, Free fatty acid

Penguji dari Eksternal :
  1. Bp. Dedi Restiawan, dari Dinas ESDM Provinsi Jatim
  2. Bu. Alfiyatus Sholichah, dari PT. Lautan Luas. Tbk
  3. Bu. Siti Nurdjanah, dari PDAM Surya Sembada Kota Surabaya
  4. Bp. Imam Hanapi, dari PT. Hanil Jaya Steel
  5. Bp. Ghofar Ismail, dari PT. Salim Ivomas Pratama Surabaya (Bimoli)

Dokumen Foto :

(Praktek Grinding Sizing, Ekstraksi, Destilasi)

( Tes Lisan oleh penguji Eksternal)

(Praktek Uji Mutu)





Tuesday, March 19, 2019

LATIHAN UKK 2019



Untuk memberikan kesiapan dan kelancaran siswa kelas XIII Jurusan Kimia Industri dalam Ujian Kompetensi Kejuruan, maka dilaksanakan pelatihan pada :

Tanggal 19-22 Maret 2019
Pukul 07.30 sampai selesai
Laboratorium 41 M

Melaksanakan Operasi Pemisahan Minyak Nabati dengan Metoda Ekstraksi Padat-Cair (SLE = Solid Liquid Liquid Extraction)


SOAL/TUGAS
Judul Tugas Mengoperasikan peralatan Grinding dan Sizing
  1. Siapkan dan pakailah Alat Pelindung Diri (APD) sesuai prosedur operasi standar !
  2. Periksa dan bersihkan area kerja sesuai prosedur operasi standar !
  3. Buatlah rencana kerja proses grinding dan sizing dalam pengecilan ukuran umpan proses yang berupa bahan alami yang mengandung minyak nabati !
  4. Periksa peralatan grinding dan sizing sesuai prosedur operasi standar !
  5. Lakukan  pengecekan K3 pra operasi grinding dan sizing sesuai prosedur operasi standar
  6. Lakukan penimbangan umpan proses !
  7. Lakukan proses grinding dan sizing terhadap umpan proses sesuai prosedur operasi standar!
  8. Timbang kembali bahan hasil operasi grinding dan sizing !
  9. Simpan hasil proses grinding dan sizing umpan proses untuk proses Ekstraksi Padat-Cair (Solid Liquid Extraction = SLE atau Leaching) !
  10. Bersihkan dan simpan unit peralatan ekstraksi soxhlet yang sudah selesai digunakan sesuai prosedur operasi standar !
  11. Catat  dan buat laporan seluruh rangkaian kegiatan yang anda lakukan !

Judul Tugas : Mengoperasikan Peralatan Ekstraksi
  1. Siapkan dan pakailah Alat Pelindung Diri (APD) sesuai prosedur operasi standar !
  2. Periksa dan bersihkan area kerja sesuai prosedur operasi standar !
  3. Timbang umpan proses yang berupa bahan alami yang mengandung minyak nabati yang sudah dilakukan grinding dan sizing sebanyak ± 100 gram (disesuaikan dengan kapasitas alat yang tersedia di sekolah) !
  4. Masukkan umpan proses yang berupa bahan alami yang mengandung minyak nabati yang sudah halus ke dalam selongsong/ kertas saring, pastikan tidak ada kebocoran pada kertas saring !
  5. Bungkusan umpan proses yang berupa bahan alami yang mengandung minyak nabati dimasukkan ke dalam tabung soxhlet !
  6. Periksa unit alat soxhlet sesuai prosedur operasi standar !
  7. Rangkai unit alat soxhlet, dan  pemanasnya dengan tegak lurus menggunakan klem dan statif. Pastikan air pendingin bekerja dengan baik (mengalir secara kontinyu) !
  8. Ambil pelarut n-heksana (disesuaikan dengan kapasitas alat di sekolah masing-masing) dengan menggunakan gelas ukur dan masukkan labu alas bulat, kemudian tambahkan batu didih kedalamnya !
  9. Lakukan  pengecekan K3 pra operasi ekstraksi sesuai prosedur operasi standar !
  10. Lakukan operasi ekstraksi selama minimal 2 jam !
  11. Ambil dan keringkan bungkusan umpan proses yang berupa bahan alami yang mengandung minyak nabati, kemudian timbang massa/berat sisa umpan proses yang berupa bahan alami yang mengandung minyak nabati (residu) !
  12. Ukur volume ekstrak minyak nabati dalam pelarut n-heksana yang dihasilkan.
  13. Simpan hasil ekstrak minyak nabati dalam pelarut n-heksana untuk selanjutnya dilakukan proses pemurnian dengan metoda Distilasi Sederhana (Simple Distillation) !
  14. Bersihkan dan simpan unit peralatan ekstraksi yang sudah selesai digunakan sesuai prosedur operasi standar !
  15. Catat  dan buat laporan seluruh rangkaian kegiatan yang anda lakukan !

Judul Tugas : Mengoperasikan Peralatan Distilasi
  1. Siapkan dan pakailah Alat Pelindung Diri (APD) sesuai prosedur operasi standar !
  2. Periksa dan bersihkan area kerja sesuai prosedur operasi standar !
  3. Buatlah rencana kerja proses distilasi sederhana untuk memisahkan minyak nabati dari ekstrak minyak nabati dalam pelarut n-heksana hasil operasi ekstraksi pada soal/tugas 2 sesuai prosedur operasi standar !
  4. Periksa unit alat distilasi sederhana sesuai prosedur operasi standar !
  5. Rangkai unit alat distilasi sederhana sesuai prosedur operasi standar !
  6. Lakukan proses distilasi sederhana untuk memperoleh minyak nabati sesuai prosedur operasi standar !
  7. Lakukan proses pemurnian hasil minyak nabati sesuai prosedur operasi standar !
  8. Simpan hasil minyak nabati untuk selanjutnya dilakukan proses uji kualitas/mutu  !
  9. Bersihkan dan simpan peralatan distilasi yang sudah selesai digunakan sesuai prosedur operasi standar !
  10. Tangani limbah yang ada sesuai prosedur operasi standar !
  11. Catat dan buat laporan seluruh rangkaian kegiatan yang anda lakukan !


Judul Tugas : Melaksanakan Uji Kualitas/Mutu
  1. Pakailah alat pelindung diri sebelum melakukan tahapan praktik uji mutu produk minyak nabati !
  2. Rencanakan uji mutu produk minyak nabati  sesuai yang diperlukan, yaitu warna, bau, densitas (ρ)/specific gravity (SG), dan kadar asam lemak bebas (ALB)/free fatty acid (FFA), dan bandingkan dengan mutu SNI !
  3. Siapkan alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan untuk uji mutu produk minyak nabati baik secara fisika maupun kimia !
  4. Buatlah rencana kerja proses pembuatan larutan standar NaOH dan standarisasinya dengan larutan asam oksalat secara volumetri/titrimetri yang akan digunakan untuk menentukan kadar asam lemak bebas (ALB)/free fatty acid (FFA) dalam produk nabati !
  5. Lakukan pembuatan larutan standar NaOH dan standarisasinya !
  6. Tentukan konsentrasi larutan standar NaOH yang sebenarnya berdasarkan hasil standarisasi tersebut, dan gunakan untuk menentukan kadar asam lemak bebas (ALB)/free fatty acid (FFA) dalam produk minyak nabati !
  7. Tentukan densitas (ρ)/specific gravity (SG), dan kadar asam lemak bebas (ALB)/free fatty acid (FFA) dari produk nabati !
  8. Tangani limbah yang ada sesuai prosedur operasi standar !
  9. Bersihkan dan simpan peralatan yang sudah selesai digunakan sesuai  prosedur operasi standar !
  10. Buatlah laporan uji mutu produk minyak nabati yang anda lakukan!


Gambar Kerja Operasi Ekstraksi Padat-Cair (Solid Liquid Extraction) dengan Metoda Soxhlet



Gambar Kerja Operasi Distilasi Sederhana (Simple Distillation)



(Pemasangan alumunium foil pada penampung destilat)



Evaluasi hasil pelaksanaan :
  1. Siswa belum mengetahui langkah-langkah prosedur percobaan
  2. pemasangan alat ekstraksi membutuhkan waktu lama
  3. Siswa belum membiasakan penggunaan alat sesuai peruntukannya. Misalnya menuang Hexan dari jerigen tanpa menggunakan corong
  4. Kesalahan dalam pemberian vaselin pada sambungan leher labu
  5. Belum tahu arahan penulisan laporan
  6. Perlu latihan dalam tes lisan

Monday, March 18, 2019

UJIAN LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN


(Siswa presentasi)

(Guru penguji)

Setelah siswa melaksanakan praktek kerja industri / praktek kerja lapangan selama total waktu enam bulan, selanjutnya dilaksanakan ujian laporan praktek kerja lapangan. Dengan tujuan :
  1. Mengetahui proses dalam industri
  2. Memberikan penilaian hasil prakerin
  3. Melatih komunikasi saat presentasi terbuka
Perangkat yang harus dipersiapkan :
  1. Materi power point
  2. Laptop dan LCD proyektor
  3. Meja dan kursi guru penguji
  4. Berita acara dan perangkat penilaian
  5. Jadwal Ujian
Lampiran Foto :









Monday, February 18, 2019

SOSIALISASI KIAT SUKSES UNAS & PRAKERIN


Hadapilah ujian dengan tenang dan proporsional
Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagaisesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.

Bersikaplah proaktif
Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UAN. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan 7,01 atau 8,01 sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.


Buatlah rencana
Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Dari sekian banyak bahan pelajaran yang harus dipelajari dipilah-pilah antara bahan UAN dari pusat dengan bahan ujian dari sekolah. Antara bahan kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga, pelajaran hitungan dan hafalan, sehingga dapat dipelajari dengan teratur dan sistematis. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.


Perbanyaklah baca dan latihan soal
Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh lembaga bimbingan belajar adalah para siswa banyak berlatih memecahkan soal-soal dengan cepat. Kita dihadapkan pada soal-soal yang harus dijawab dan dipecahkan dengan tepat. Dengan sering kita berlatih maka kita terbiasa dan terlatih, sehingga tidak cemas atau grogi dalam menghadapi soal (ujian).


Belajar kelompok
Belajar kelompok merupakan salah satu cara yang dapat dipakai para siswa untuk berbagi dengan teman yang lain dalam memecahkan soal dan saling menguatkan motivasi belajar dan prestasi. Para siswa daripada banyak bermain dan membuang-buang waktu dengan percuma, manfaatkanlah dengan cara belajar berkelompok dengan teman di sekolah atau di sekitar tempat tinggal kita.


Efektifkan belajar di sekolah
Masih terdapat siswa yang datang ke sekolah dan hadir di kelas dengan alakadarnya atau sekadar hadir, tidak mengoptimalisasikan semua potensi dirinya untuk meraih hasil terbaik dalam daya serap materi maupun prestasinya. Padahal jika dimaksimalkan, niscaya hasilnya akan lebih bagus kalaupun tidak ditambah dengan les-les yang lain di luar jam sekolah. Pada umumnya, para siswa kurang menggunakan kemampuan nalarnya dalam belajar, baru sebatas menghafal. Siswa juga masih kurang untuk bertanya, berdialog bahkan berdebat dengan gurunya. Padahal kemampuan bertanya salah satu upaya untuk memperkuat pemahamaman atau pengertian dan keterampilan belajar.


Mohon doa restu dari orang tua
Yakinlah bahwa jika kita lulus maka orang tua kita akan senang dan bangga. Jadikanlah perjuangan menghadapi UN tahun ini sebagai ajang untuk mempersembahkan yang terbaik kepada kedua orang tua kita tercinta. Mohon doa restulah pada orang tua agar kita diberi kemudahan dan kelancaran. Kedua orang tua kita akan dengan senang mendoakan putra-putrinya yang sedang berjuang menghadapi UAN.





Kiat Sukses Prakerin.

Kesan pertama adalah penting
Program magang bisa disebut sebagai latihan untuk terjun ke dunia kerja yang sebenarnya. Karena itu, perusahaan pun tidak main-main dalam memilih peserta magangnya. Hal ini bisa dilihat dari syarat melamar serta tahap seleksi yang harus dilalui para kandidat, yang meliputi seleksi interview.

Pada kesempatan awal bertemu langsung dengan pihak perusahaan, first impression atau kesan pertama yang Anda tunjukkan memegang peran penting. Pada saat inilah HRD atau calon atasan akan menilai kualifikasi Anda sebagai calon peserta magang. Perlu Anda ingat, Anda sendirilah yang menentukan bagaimana Anda ingin diingat oleh mereka. Anda mungkin tidak harus menghadiri interview dengan pakaian formal. Namun, coba bayangkan jika Anda datang terlambat dengan rambut dan pakaian yang acak-acakan, serta raut wajah yang tanpa senyum. HRD tentu akan berpikir, baru menghadiri interview saja sudah tidak sungguh-sungguh, bagaimana saat mulai magang?
Tunjukkan kemampuan Anda
Sebagai peserta magang yang masih berstatus mahasiswa, tentu tidak menutup kemungkinan jika Anda merupakan karyawan termuda di tempat Anda bekerja. Meski begitu, jangan pernah biarkan orang lain meremehkan Anda. Sebab, kinerja dan kemampuan seseorang bukan ditentukan oleh berapa usianya.

Sebaliknya, tunjukkanlah bahwa terlepas dari usia Anda yang masih terbilang muda, serta status yang "hanya" peserta magang, Anda tetaplah sosok yang dapat diandalkan, serta mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi perusahaan.
Perhatikan etika dalam bekerja
Walaupun baru berstatus peserta magang, bukan berarti Anda boleh main-main. Bekerjalah dengan giat seakan-akan ini merupakan pekerjaan pertama Anda yang sesungguhnya. 
Jangan anggap remeh setiap tugas yang Anda terima dengan mengerjakannya secara asal-asalan atau malas-malasan. Jika Anda menganggapnya sulit, upayakan untuk lebih dulu mencari jalan keluar sendiri berdasarkan arahan yang diberikan. Namun, begitu menemui hambatan, jangan segan untuk meminta bimbingan atasan atau senior.
Baik buruknya performa serta kedisiplinan Anda dalam menyelesaikan tugas-tugas tentu akan berpengaruh terhadap penilaian perusahaan terhadap Anda.
Takut bertanya, sesat di jalan
Ungkapan di atas juga berlaku ketika Anda menjalani program magang. Sebagai mahasiswa yang pertama kali masuk ke dunia kerja, tentu Anda akan menemui banyak hal yang belum Anda ketahui sebelumnya. Untuk itu, jangan pernah takut untuk bertanya tentang hal-hal yang belum Anda pahami, atau yang masih membuat Anda ragu.
Lebih baik banyak bertanya agar bisa memberikan hasil kerja yang memuaskan, dibandingkan hanya berdiam diri, tapi selalu mengulang kesalahan yang sama. Ingat, kebanyakan perusahaan lebih mengapresiasi peserta magang yang aktif, lho.
Anggap kesalahan sebagai pembelajaran
Berbuat salah adalah hal yang wajar. Selama magang Anda tentu berusaha untuk menghindari kesalahan, tapi ada kalanya apa yang Anda kerjakan ternyata tidak sesuai dengan harapan perusahaan. Meski begitu, Anda tak perlu langsung patah semangat. Lihatlah kesalahan tersebut sebagai bagian dari pengalaman dan pembelajaran agar di kemudian hari Anda bisa lebih baik lagi, dan tidak melakukan kesalahan yang sama.

"You can never make the same mistake twice, because the second time you make it, it's not a mistake, it's a choice."
Jangan takut menerima kritik dan masukan
Seseorang dapat sukses, salah satunya berkat masukan yang dia terima dari orang-orang di sekitarnya. Masukan dapat membantu Anda mempertahankan bahkan meningkatkan performa, sementara kritik--yang biasanya berkenaan dengan kekurangan Anda--juga harus bisa Anda terima dengan baik untuk membantu membangun diri Anda lebih baik.
Jadi, jangan takut ketika atasan atau senior Anda ingin menyampaikan pendapat dan feedback atas kinerja Anda. Justru Anda beruntung, karena itu berarti mereka peduli dengan kemajuan peserta magangnya. Meski begitu, akan jauh lebih baik jika Anda juga berinisiatif untuk meminta feedback tersebut dari mereka. Sebab, merekalah yang bisa membantu Anda untuk lebih siap terjun ke dunia kerja sebenarnya.

Banyak mempelajari hal baru
Magang merupakan wadah yang tepat untuk menggali potensi diri. Anda bahkan akan mendapat kesempatan untuk mencoba hal-hal baru di luar bidang studi yang Anda pelajari di kampus. Misalnya, Anda mahasiswa ekonomi yang magang di divisi marketing. Apabila ada anggota divisi lain yang membutuhkan bantuan Anda, maka selama pekerjaan utama Anda sudah selesai, tidak ada salahnya Anda mencoba membantu mereka semampunya. Siapa tahu setelah selesai magang, skill Anda jadi bertambah.

Ada pepatah mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang paling berharga. Kerja magang--apalagi di perusahaan yang bonafide--merupakan sebuah kesempatan berharga yang tak dimiliki banyak orang. Oleh karena itu, manfaatkanlah kesempatan tersebut semaksimal mungkin agar program magang Anda tak sia-sia.

Nah, bagi Anda yang sedang bingung mencari tempat magang, situs Jobplanet bisa membantu menjawab pertanyaan Anda mengenai perusahaan-perusahaan dari berbagai industri yang mampu memberikan pengalaman magang terbaik.